Selasa, 17 Januari 2012

Hanya uneg-uneg-ku

mohon maaf sebelumnya ^_^ tapi ini uneg-uneg atau tepatnya rasa tidak puas serta amarah sudah lama terbendung sejak beberapa lama, sejak MOPDB deh, katakan saja begitu.
jadi gini, kan' disuruh buat karangan, panjaaang banget, nah karena aku lagi sakit maka dari maka aku dibantuin kakakku, nggak sepenuhnya kakakku yang buat kok, cuma bantuin karena aku lagi sakit, nah aku lupa judulnya, well, pada dasarnya itu judulnya sudah salah, jadi otomatis isinya juga kurang pas kan?
Tapi yang kupermasalahkan bukan itu, tapi,
ketika aku berhasil menemukan lembar karanganku yang sudha diperiksa, ada tulisan besaaaar banget:

BERTELE-TELE

Dan aku akhir-akhir ini berhasil menemukan kakak kelas yang memeriksa karanganku karena di lembar karanganku ada tanda tangannya dia. Tampaknya dia sudah tidak ingat akan lembar karanganku yang dia corat-coret dan katakanlah agak dihina di sana-sini, tapi ini yang jadi pertanyaanku,

"Sebenarnya Anda mengerti arti dari kata-kata yang ada di karangan saya atau tidak?"

nih, bukannya sombong, tapi kalau aku sama kakakku yang buat suatu karangan, pasti bahasanya agak... katakanlah, terlalu bersastra. Teman-temanku mengatakan bahasaku terlalu sulit dimengerti. Padahal bagi anak baru lulus SMP sepertiku, bahasa yang kugunakan itu sangat teramat mudah dimengerti. Aku tidak menggunakan kiasan di karanganku, yang kutuangkan di dalam karangan itu hanyalah OPINI dariku gabungan dengan kakakku. Lagipula, karangan itu bukan hanya sekadar opini, tetapi juga pengalaman yang dapat dijadikan pembelajaran dalam karangan tersebut, lalu, kalau saya "memperindah" bahasa saya, itu dianggap bertele-tele?
Mungkin seharusnya aku merasa biasa saja, tapi ada campur tangan kakakku di situ, sampai sekarang aku tidak berani menunjukkan lembar itu kepada kakakku, aku mengenal kakakku, dan aku juga tahu apa yang akan kakakku pikirkan kalau melihat hal itu, pastinya sama denganku, aku tidak mau membuat kakakku merasakan hal yang sama sepertiku: DIHINA.

bagi aku dan kakakku yang sama-sama suka menulis cerita dengan bahasa begitu, kami akan merasa terhina bila kata-kata kami dianggap bertele-tele. Kalau secara lisan aku begitu aku dibilang bertele-tele ya tak apa, tapi ini karangan kok.

Kalau memang tidak mengerti arti dari kata-kata saya, ya jangan komentar, main bilang bertele-tele segala, asal Anda tahu, semua yang saya tulis itu hampir semuanya mencakup dalam judul yang salah itu.

Nah, judul sudah salah, kenapa masih menuntut isi yang benar?

Jangan berkomentar akan sesuatu yang Anda tidak mengerti artinya, atau itu hanya akan membuat orang lain sakit hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar